TABRAKAN KARAMBOL TERJADI DI BEJI PASURUAN
oleh : 2010-09-14 03:57:29 [ Redaksi ]
Kecelakaan karambol melibatkan dua mobil dan sejumlah motor terjadi di Jl Raya Cangkringmalang, Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (12/9/2010) sore. Kecelakaan di jalan penghubung Surabaya-Banyuwangi tersebut menyebabkan sepasang suami istri (pasutri) tewas, dan delapan orang luka. Salah satu korban luka termasuk anak perempuan pasutri yang tewas. Para korban luka sampai Senin (13/9) masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan
Tabrakan diduga terjadi karena ban pikap nopol N 8024 W pecah, dan remnya blong. Mobil ini melaju kencang, dikendarai Abdul Halim, 32, warga Jl Hangtuah 11, Purworejo, Kota Pasuruan.
Dalam kondisi oleng dengan kecepatan tinggi, pikap yang meluncur dari arah timur (Pasuruan) menuju barat (Surabaya) tersebut menabrak Toyota Kijang bernopol D 1355 TE, yang dikemudikan Asep, 55, warga Cimahi, Jabar. “Pikap itu lajunya kencang, dan begitu jalannya oleng malah nyasar ke kendaraan saya,” keluh Asep, beberapa saat setelah kecelakaan.
Pada saat bersamaan, di belakang mobil Kijang yang dikemudikan Asep ada sejumlah sepeda motor melaju. Maka, begitu tabrakan antara pikap dan Kijang terjadi, motor-motor di belakang Kijang pun tidak dapat mengendalikan lajunya, sehingga menabrak dua mobil yang bertabrakan tersebut.
Semua korban luka segera dilarikan polisi ke rumah sakit, namun dua di antara mereka tewas saat dalam perjalanan. Dua korban tewas adalah Saiful Kalam dan istri, Atira Komariyah, warga Madura, yang mengendarai motor nopol M 3830 AK. Saat itu pasutri tersebut berangkat dari Madura hendak ke Pasuruan.
Sedangkan korban luka-luka sebanyak delapan orang termasuk Mitha, 6, putri Saiful Kalam. Korban-korban lain, di antaranya, Herry Siswanto dan Kartini, 45, yang naik motor bernopol W 6102 NV, Satuhan dan Joko Usman, 30, yang naik motor bernopol N 4792 PW, serta Della Nur Amalia, 10, penumpang Kijang bernopol D 1355 TE.
Seluruh korban yang mengalami luka-luka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan dua korban tewas, sampai berita ini ditulis, Minggu (12/9) malam, sedang diurus pihak keluarga dan akan dibawa pulang.
Kanit Laka Polres Pasuruan, Iptu Supriadi, ketika dimintai konfirmasi mengatakan sedang mengusut kecelakaan tersebut. “Masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya. (surya.co.id)