LAKA PURWODADI: 2 TEWAS DAN 16 LUKA-LUKA
oleh : 2011-05-16 18:13:36 [ Redaksi ]
Dua korban tewas akibat kecelakaan yang menimpa bus rombongan siswa SMPN 5 Bangkalan di Pasuruan adalah Erik Fathoni (15), warga jalan Sedikab, Desa Kemayoran, Bangkalan dan Marcella (15) warga Perum Candra Land Bangkalan.
Diduga, keduanya tewas akibat berbenturan dengan body bus. Sedangkan pasca kejadian, sopir bus pariwisata dengan nopol H 1581 AH, Tumoro, warga Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan tewas.
Kini, Tumoro masih ditahan di Polsek Purwodadi untuk menjalani pemeriksaan. Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, rombongan siswa ini berangkat ke Malang untuk melakukan rekreasi usai menjalani Unas.
Dari cerita Anistul Maghfiro, salah satu siswa yang selamat, saat kejadian, kondisi di dalam bus cukup mencekam karena semua berteriak histeris saat bus terjun ke jurang. Padahal, sebelumnya sempat sepi karena sebagian siswa tertidur.
Kini, kondisi korban selamat masih dalam keadaan shock dan istirahat di salah satu rumah warga di lokasi kejadian.
Korban luka-luka akibat kecelakaan maut yang dialami bus Rio H 1581 AG yang memuat sekitar 58 siswa SMPN 5 Bangkalan, Minggu (15/5/2011) malam, bertambah. Data terakhir, jumlah korban luka semuanya menjadi 16 korban.
Di balik peristiwa kecelakaan maut ini pun, sebenarnya ada cerita yang memilukan tentang upaya untuk meloloskan diri dari maut, yang dilakukan salah satu korban bernama Angga. Pasalnya, dia mengaku harus bersusah payah keluar melalui jendela bus yang sudah pecah. "Saya pikir saya sudah mati. Alhamdulillah ternyata saya masih hidup. Tadi tangan saya sempat kejepit, dan untung saya langsung sadar dan keluar melalui kaca jendela yang pecah," terang Angga, salah satu siswa SMPN 5 kelas 3 kepada wartawan saat di lokasi.
Dia pun menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, bus yang ditumpangi ini rencananya hendak pulang ke Bangkalan setelah rekreasi dari Malang. "Kemarin dari Cuban Rondo, Songgoriti dan terakhir tadi ke Selekta. Kita sempat Nginap di Hotel Pitaloka," jelasnya.
Namun dalam perjalanan pulang paska rekreasi itu, rencananya rombongan siswa kelas 3 SMPN 5 Bangkalan ini akan mampir ke Bakpao Tello di perbatasan Pasuruan-Malang. Namun, lantaran di tempat itu penuh sesak pengunjung, akhirnya rencana itu urung dilakukan.
"Barusan pinginnya ke bakpao, karena ramai pengunjung akhirnya pulang. Saat kejadian saya lagi ngobrol. Tetapi, saya kaget karena bus tiba-tiba kecelakaan" imbuhnya.