eXTReMe Tracker









DETAIL BERITA

SEHARI TUJUH PENGENDARA JATUH DI REL KA LATEK
oleh : 2010-01-26 01:03:53 [ Redaksi ]

Waspadalah jika anda melewati perlintasan Kereta Api (KA) di Latek, Bangil Pasuruan. Terutama setelah atau saat hujan. Beberapa pengendara siang kemarin (25/1) terjatuh ketika melintas di rel tersebut. Selain licin, rel KA Latek ini memiliki kemiringan yang cukup tajam.

Sawarno, seorang warga Sidoarjo, kemarin hampir saja tertabrak oleh kendaraan yang berada di belakangnya. Saat motornya terjatuh, badan Sawarno sudah di aspal jalan. Beruntung, sopir truk berwarna kuning di belakangnya langsung mengerem mendadak.

Walau selamat, Suwarno kesakitan. "Aduh sakit sekali, Mas. Relnya licin sekali," ujar Sawarno pada Kharisma, petugas penjaga rel KA yang berusaha menolongnya.

Sembari meringis menahan rasa sakit pada kakinya, ia berusaha membangunkan motornya yang tergeletak di atas rel. Motornya juga nyaris ditabrak pengendara yang berada di belakangnya.

Kondisi rel KA Latek saat itu licin karena turun hujan. Hujan yang mengguyur wilayah Bangil dan sekitarnya cukup deras. Sekitar pukul 13.00 WIB, sepasang suami istri juga sudah menjadi korban licinnya rel ini. "Tadi, saat hujan masih rintik-rintik saja, sudah ada dua yang jatuh di sini. Terus sore ini juga ada dua. Tadi malam, saya jaga, ada tiga yang jadi korban. Wah, pokoknya di sini setiap kali ada hujan, hampir dipastikan ada korban," tegas Kharisma, salah satu penjaga perlintasan KA Latek.

Bagi Kharisma yang menjadi pegawai kontrakan, ia sudah berusaha meminta pengendara hati-hati dalam melintas. Kadang setiap hujan turun, ia harus berdiri dengan membawa lampu senter. "Tapi, ya tetap saja ada yang jatuh, meskipun sudah berhati-hati," tegasnya.

Ia bersama para penjaga KA yang lain sudah berusaha melaporkan persoalan ini pada pimpinan di DAOP 8 Jember. Wilayah Latek masuk daerah operasi KA Jember. Bahkan, beberapa waktu lalu, Kharisma juga menyaksikan salah seorang pengendara yang tewas terlindas, setelah jatuh dari rel KA. Dan itupun juga dilaporkan ke pimpinan. Tapi, sampai saat ini belum ada tindakan konkrit untuk mengatur letak rel demi keselamatan pengguna jalan lain.

Menurut Roni, salah satu warga Latek, seharusnya kereta api tidak ego sentris dalam menyajikan rasa aman pada pengendara. Dari sisi UU perkeretaapian, memang rel KA adalah jalur untuk kereta api. Tetapi, ketika rel itu melintasi jalan lain untuk pengendara mobil dan motor, juga perlu dipikirkan keselamatan yang lain. "Saya sudah berkali-kali melihat banyak orang yang jatuh di rel KA Latek ini.
 
Makanya saya mohon pada pimpinan DAOP Jember untuk meevaluasi dan mensurvey dari dekat. Paling tidak dibicarakan dengan Dishub, Lantas dan PU Provinsi agar rel ini aman untuk dilintasi," saran Roni.(jawapos.com)



» Arsip Berita