eXTReMe Tracker









DETAIL BERITA

HINDARI TRAILER, DUMP TRUK TERGULING
oleh : 2010-02-01 01:07:04 [ Redaksi ]

Warga Masangan, kemarin (31/1) ramai-ramai menyaksikan dump truk yang terguling di areal pemakaman. Dump truk bernopol DK 8242 MA ini terguling pada pukul 04.00 WIB.

Sopirnya Agus dan keneknya Bendot mengaku, sebelumnya dump truk itu bermaksud menghindari trailer di depannya. "Saat itu trailer sedang berada di kiri. Tapi, tiba-tiba belok ke kanan. Padahal saya mau menyalipnya," ujar Agus sambil melihat dump truknya terguling.

Saat mau mendahului inilah, posisi kendaraannya turun dari jembatan kecil di Masangan. Saat itu trailer di depannya banting setir ke kanan, sopir dump truk pun spontan banting setir ke kiri.

Rupanya, keputusan sopir banting setir itu kebablasan. Sebab setelah itu, roda kiri depan selip. Pria asal Bali inipun tak berhasil menguasai haluan. Dan akhirnya, brusak! Dump truk berisi Sarden seberat 20 ton itu nyungsep ke tempat pemakaman umum desa setempat. "Saya sama sekali tidak mengantuk. Justru sopir trailer itu yang mungkin ngantuk," kilah sopir.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Bahkan, Agus dan Bendot juga tidak mengalami luka serius. Hanya dari sisi material, dump truknya mengalami kerusakan cukup parah. Bagian depan dan bodi samping rusak.

Dump truk itu kemudian dievakuasi. Namun tidak mudah melakukan evakuasi. Selain karena muatan dump truk masih full, dump truk nyungsep cukup dalam. Jaraknya sekitar 1,5 meter dari permukaan jalan raya.

Kru truk pun harus mengawasi muatan sarden mereka. Ini untuk menghindari kemungkinan terjadi pencurian atau penjarahan. Sebab, sarden yang dimuat truk ini siap saji. Dari Nagara, Bali akan dikirim ke Jakarta.

Upaya evakuasi itu pun mengundang perhatian warga dan pengendara motor. Mereka rata-rata berupaya melihat dari dekat. Ini menyebabkan kawasan pemakaman, pagi kemarin lebih ramai dari biasanya. "Nanti kita angkuti dulu muatannya. Baru kami minta bantuan derek," ucap Bendot, kenek truk.

Petugas lalu lintas sendiri terus mengawasi di sekitar lokasi, mulai pagi hingga siang. Selain mengamankan situasi, petugas juga mengamankan arus kendaraan. Sebab, banyak warga dan pengendara yang menghentikan kendaraannya untuk melihat dari dekat. "Kita hanya ingin mengamankan. Supaya tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan," terang Prasetyo, salah satu petugas. (jawapos.com)



» Arsip Berita