eXTReMe Tracker









DETAIL BERITA

KEBUT-KEBUTAN, BUS TABRAK TIGA MOTOR
oleh : 2010-05-04 08:26:48 [ Redaksi ]

Diduga karena kebut-kebutan, sebuah bus menabrak tiga motor di bundaran Nusa Dua, Gempol. Peristiwa itu terjadi dini hari kemarin (3/5), tepatnya pukul 00.45 WIB. Tidak ada korban jika dalam kejadian itu. Namun, tiga pengendara motor luka parah.

Informasi yang diterima Radar Bromo di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan ini berawal dari sikap ugal-ugalan sopir bus. Beberapa saksi mata menyebutkan, bus Kramat Jati jurusan Denpasar-Jakarta kebut-kebutan dengan bus Gunung Harta.

Kebut-kebutan ini terjadi mulai di wilayah Beji sampai Nusa Dua, Gempol. Kecelakaan akhirnya terjadi setelah kedua bus malam tidak mau mengalah saat berusaha saling mendahului.

Saat itu posisi bus Gunung Harta yang tidak diketahui nopolnya berada di jalur Selatan. Sementara, saat berada di segi tiga bundaran Nusa Dua, sopir bus Kramat Jati tak mampu menguasai kemudi.

Bus bernopol B 7861 IW ini melawan arus ke Utara jalan. Akibatnya, bis menabrak tiga pengendara motor yang saat itu melintas di jalur yang benar.

Tiga pengendara itu semuanya warga Candi, Sidoarjo. Mereka adalah Jumari, 33, dan Sufaqih, 45. Keduanya adalah warga Desa Kebonsari RT 05. Saat itu Jumari mengendarai Supra Fit bernopol W 5671 NA. Sementara, Sufaqih mengendarai Yamaha Cripton bernopol L 2398 G.

Sedangkan korban lainnya, yakni Suyanto, 40, warga Dusun Balong, Gabus. Suyanto saat itu mengendarai Yamaha Jupiter W 3709 ME.

Akibat tabrakan ini, motor milik Sufaqih dan Suyanto masuk ke bawah kolong bus Kramat Jati. Dua motor ini rusak berat.

Sedangkan, motor milik Jumari terpelanting ke sisi kanan bodi bus. "Waduh, sopir busnya ngawur," ujar beberapa penumpang bus Kramat Jati saat melihat kecelakaan itu.

Akibat kejadian itu, ketiga korban mengalami luka berat. Bahkan ada yang gegar otak. Jumari mengalami robek di dagu, pendarahan pada hidung dan kepala bagian belakang memar. Korban kemudian di bawah ke RSUD Sidoarjo untuk perawatan intensif.

Dua korban lainnya mengalami luka lebih parah. Suyanto mengalami keretakan pada tangan kanan. Kaki kanan robek, gigi atas dan bawah tanggal.

Sedangkan Sufakih, kaki kanannya putus. "Tadi, bus ini dari arah Timur. Terus salip-salipan dengan bus yang satunya. Karena saking cepatnya, sopir bus Kramat Jati tak menguasai medan dan sampai melawan arus seperti ini," tegas Samsul, salah satu petugas Poslantas saat mengevakuasi korban bersama warga.

Sayangnya, kecelakaan parah ini tidak disikapi sopir bus dengan tanggung jawab. Saat kejadian, sopir Kramat Jati melarikan diri. Kru bus meninggalkan bus malam ini ketika diselidiki petugas kepolisian. "Saat ini, bus masih kami amankan. Dan sampai sekarang sopir bus belum berhasil ditemukan," ujar petugas lainnya. (jawapos.com)



» Arsip Berita