MOTOR VS MOTOR, DUA TEWAS DI REJOSO
oleh : 2010-05-14 08:29:06 [ Redaksi ]
Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Rejoso, Kabupaten Pasuruan Rabu (12/5) siang lalu. Dua buah motor dari arah berlawanan bertabrakan hingga mengakibatkan dua orang tewas dan dua luka parah.
Dua pengendara yang tewas itu adalah Heru Andi Mulyanto, 16, asal Desa Pandanrejo, Kecamatan Lekok dan Mohammad, 40, warga Desa Rowogempol Kecamatan Lekok.
Sementara korban luka parah dan kondisinya masih kritis adalah Erwin, 13, dan Mohammad Ali, 25. Heru Andi Mulyanto dan Mohammad tewas saat keduanya dalam perjalanan ke RSUD dr R Sudharsono Pasuruan.
Dari informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan tersebut bermula ketika motor Honda Astrea 800 bernopol DK 4201 WB yang dikendarai Mohammad dan Mohammad Ali hendak menyeberang dari timur di jalan Raya Desa Tlebuk. Diduga karena tidak menengok ke kanan dan kiri sebelum menyeberang, Mohammad yang menyetir kendaraan tidak melihat kedatangan motor Supra Fit bernopol N 2929 VF yang dikendarai Erwin dan Heru Andi Mulyanto.
"Pengemudi motor Honda Supra Fit diduga juga ugal-ugalan dan mengemudikan kendaraan dengan kencang. Akibatnya saat hendak menuju arah ke selatan, Erwin sang pengemudi tidak bisa mengendalikan motornya ketika berpapasan dengan pengemudi motor Honda Astrea 800 yang hendak menyeberang," terang Aiptu Sutikno, Kaposlantas Ngopak saat dikonfirmasi kemarin (13/5).
Tabrakan pun tak dapat dihindari. Motor Honda Supra Fit yang dikemudikan Erwin, langsung saja menabrak motor yang dikemudikan Mohammad di bagian tengah. Karena terlalu kencang, tabrakan berujung maut. Keempat pengendara itu langsung terjungkal usai tabrakan.
Parahnya, Mohammad yang mengemudikan motor terluka parah. Diduga setir motor Honda Supra Fit mengenai kepalanya. Begitu juga Heru Andi Mulyanto. Dia yang dibonceng Erwin, terlempar jauh seusai tabrakan. Tubuhnya terguling-guling dan kepalanya membentur aspal jalan.
Warga pun langsung berkumpul untuk melihat dan menolong semuanya. Ada juga yang memanggil petugas kepolisian. Tak berselang lama satu unit mobil patroli datang ke TKP. "Kami juga memanggil ambulans untuk membawa dua korban yang terluka parah. Sayang, dua korban yang terluka parah itu meninggal di tengah perjalanan," ujar Sutikno.
Sementara dua korban yang lain, kata Sutikno, langsung mendapat perawatan tim medis di UGD RS Purut. "Keduanya terluka parah di bagian kepala," katanya lagi. Bahkan sampai kemarin, keduanya belum bisa diajak berkomunikasi.
Dari hasil olah TKP, polisi menyebut kecelakaan tersebut disebabkan karena dua hal. Pertama, salah satu pengemudi tidak menengok saat hendak menyeberang. Kedua pengendara yang lain diduga ugal-ugalan dan ngebut saat mengemudikan kendaraan. (jawapos.com)